Langkah Awal Sebelum Memulai Usaha

Peluang Usaha Baru di Bandung Modal Minim Langkah Awal Sebelum Memulai Usaha

Langkah Awal Sebelum Memulai Usaha – Di era modern seperti ini, menentukan langkah awal usaha menjadi hal utama bagi seorang calon wirausaha dalam menentukan usaha yang akan dijalankanya, Selain itu,penting sekali bagi seorang calon wirausaha menggali potensi diri dan mengembangkannya.

Peluang Usaha Baru di Bandung Modal Minim Langkah Awal Sebelum Memulai Usaha

A. Melakukan Analisis Konsumen

Konsumen dapat menentukan produk atau jasa yang diinginkannya. Berbagai pertimbangan akan digunakan konsumen untuk membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Umumnya, beragam keputusan menjadi dasar bagi konsumen untuk membeli produk atau jasa yang kita jual. Di sinilah pentingnya analisis konsumen. Jika ingin usaha yang kita bangun memiliki omset tinggi, maka analisis harus dilakukan sebelum usaha dibuka atau pada tahap perencanaan usaha. Dengan demikian, kits paham kebutuhan atau keinginan konsumen dan dapat memenuhi permintaan pasar dengan baik. Beberapa pertimbangan seputar produk atau jasa yang menjadi dasar pilihan konsumen, mencakup hal-hal sebagai berikut.

1. Kebutuhan akan Suatu Produk atau Jasa
Apakah produk atau jasa yang kita tawarkan merupakan kebutuhan konsumen? Jika jawabannya iya, maka dapat dipastikan konsumen akan menarget bujet untuk membeli produk atau jasa yang mereka butuhkan. Namun, Apabila tidak, maka konsumen sudah pasti mencari alternative barang atau jasa lainnya. Peluang Usaha Sudah dapat dipastikan bahwa konsumen akan mengeluarkan biaya berapapun untuk mendapat barang yang diinginkan atau dibutuhkannya.

2. Kualitas Suatu Produk atau jasa
Umumnya, pertimbangan mengenai kualitas produk atau jasa merupakan dasar konsumen membelinya. Selain kualitas, maka mutu dan manfaat suatu produk atau jasa juga sangat dipertimbangkan konsumen. Apabila produk atau jasa yang ditawarkan memiliki kualitas yang sesuai harga, maka konsumen tidak akan ragu untuk membelinya.

Anda sedang membaca Artikel » peluangusahabandung.com

Usaha Baru Bisnis pakaian

PELUANG USAHA MUDAH & RINGAN RESIKO


Konsep bisnis usaha rumahan ini adalah OBRAL / GROSIRAN dimana tidak perlu ruang khusus seperti butik atau toko/kios. Cukup sediakan BOX khusus untuk menampung baju-baju anak dan tumpahkan semua baju dalam box tersebut. Bisa anda buka di garasi rumah sebagai usaha rumahan. Hal ini memberikan kesan grosir/Murah sehingga pengunjung akan ramai berbondong2 membeli obral Baju 5.000 anda. Jika anda perlu gambaran, silahkan kunjungi langsung gudang pusat untuk melihat secara langsung konsep bisnis yang kami tawarkan.


Usaha ini cocok dijalankan di rumah, baik itu di garasi atau halaman rumah. Bisnis ini juga sangat cocok anda jalankan di Alfamart, Indomaret maupun Yomart karena kita bisa manfaatkan traffic pengunjung disana, selain itu sewa tempat tidak terlalu mahal, berkisar Rp 100 ribu – 250 ribu per bulan. Anda juga dapat berjualan obral baju murah meriah secara emperan kaki lima di pasar kaget dekat rumah anda yang biasa hadir pada waktu tertentu.


Anda tidak perlu bingung dgn modal seadanya anda bisa menciptakan usaha rumahan grosir Baju harga pabrik. ini bukan MLM/waralaba murni bisnis sampingan dirumah, apalagi jika anda memang sedang/sudah menjalani bisnis Baju / grosir Baju murah. anda bisa menilai sendiri bagaimana prospeknya.


ANALISA BISNIS BAJU MURAH


Nama : Biaya
Investasi Awal : Rp.2.000.000
Sewa tempat : Rp. 300.000/bulan
Karywan : Rp. 1.500.000/bulan
Harga Jual : Rp. 10.000
Rata-rata penjualan per Hari : 20pc
Margin : Rp. 5.000/pc
Omset Per Hari : Rp. 100.000
Omset Per Bulan : Rp. 100.000 x 30 = Rp.3.000.000
Sewa tempat + Karyawan : Rp. 1.800.000
KEUNTUNGAN per Bulan : Rp. 1.200.000 (LUMAYAN KAN)

Tidak sampai 3 Bulan Anda sudah balik Modal!



Segera Hubungi BANDARBAJU untuk mendapatkan penawaran menarik dari kami.

SMS/WA : 0856-9226-9240 / 0812-1910-3720

Perum Kopo Permai 3 blok 45A no.8, Sukamenak, Margahayu, Bandung


Untuk mendapatkan harga murah grosir langsung dari pabrik silahkan hubungi kami segera di 0856-9226-9240. Atau datang langsung ke alamat kami di Perum Kopo Permai 3 blok 45A no.8, Sukamenak, Margahayu, Bandung dan gabung dengan komunitas bisnis baju murah di facebook kami, untuk mendapatkan informasi update promo produk bisnis.
facebook bandung grosir Whatsapp BandarBaju

3. Harga suatu produk atau Jasa
Seringkali terjadi konsumen cenderung membeli produk atau jasa dengan harga yang lebih terjangkau daripada memikirkan kualitas yang ditawarkan. Biasanya, konsumen lebih tertarik dengan adanya potongan hargapada suatu produk atau jasa. Dengan harga murah,konsumen bisa menambah kuantitas produk atau jasa atau jasa yang mereka beli.

4. Merk Suatu Produk atau Jasa
Di era skrg ini, orang berlomba-lomba membeli produk atau menggunakan jasa yang bermerk. Biasanya, konsumen akan membeli produk atau menggunakan jasa dengan label merk terkenal. Produk atau jasa dengan merk terkenal membuat konsumen tidak ragu mengeluarkan dana lumayan besar demi mendapatkan produk atau jasa tersebut. Terkadang, tren bisa menjadi peluang, namun bisa juga menjadi ancaman. Oleh sebab itu, Kita sebagai wirausaha wajib mempertimbangkan dan mempelajari hal ini secara saksama.

B. Melakukan Analisis Pasar

Sebelum membuka usaha kita harus siap melakukan analisis pasar. Analisis pasar terkait dengan melakukan survei di area penjualan sebelum kita membuka usaha. Pastikan tepat sasaran atas penjualan produk atau jasa kita. Proses analisis pasar sama artinya dengan proses mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen yang ingin dipenuhi. Dengan demikian, kita dapat memutuskan cara merancang dan menetapkan tawaran yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut. Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan analisis pasar adalah sebagai berikut.
1. Menentukan Cakupan Produk atau Jasa
Dalam menentukan cakupan produk atau jasa, kita harus memperhatikan cakupan sempit maksudnya kita hanya akan menjual produk atau jasa sejenis dan cakupan luas maksudnya kita akan menjual beragam tipe produk atau jasa. Hal ini harus dipikirkan secara matang.

2. Menganalisis Karateristik Konsumen
Kita wajib memahami karakteristik konsumen. Karakteristik konsumen mencakup pertimbangan yang memengaruhi proses konsumen membeli produk atau jasa. Secara garis besarnya, Kita harus memahami siapa pembeli dan bukan pembeli. Kita juga harus mempertimbangkan apa yang membuat mereka membeli atau tidak membeli produk atau jasa yang kita tawarkan.

3. Menilai Suatu Produk atau Jasa
Kita harus mencermati persepsi konsumen terhadap produk atau jasa yang kita tawarkan dibandingkan produk atau jasa dari competitor kita. Salah satu cara untuk mendapatkan informasi tersebut, yaitu melakukan survei yang tujuanya agar konsumen merasa puas.

C. Menentukan Jumlah Modal

Modal merupakan factor penting yang harus kita pikirkan sebelum berdirinya sebuah usaha. Usaha akan berjalan dan berkembang dengan dorongan modal. Modal bisa didapatkan dengan beragam cara. Ada modal dari tabungan, modal dari investor, modal dengan system menjalin kerja sama, modal pinjam dari bank, dan modal dari hasil menjual asset. Kita dapat memilih dari mana modal kita berasal. Pastikan kita mendapatkan modal dengan aman dan tidak mempersulit diri kita sendiri. Kita harus paham risikonya. Setelah kita bisa mendapatkan modal untuk usaha kita, Selanjutnya adalah kita wajib paham pembagian modal yang harus kita alokasikan. Untuk lebih jelasnya dapat kita perhatikan sebagai berikut.
1. Modal Awal
Modal awal merupakan modal yang pertama kali harus kita pikirkan dan perhitungkan. Modal awal digunakan sebagai kelangsungan usaha kita ke depannya.Biasanya, modal awal bernilai cukup besar dikarenakan digunakan untuk jangka panjang. Modal awal akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan. Modal awal terdiri atas lokai tempat usaha akan berdiri dan media yang kita gunakan untuk membuka usaha, media yang dimaksu adalah berupa bangunan rumah sendiri, sewa tempat, atau cukup gerobak keliling. Sebagai contoh, konkret modal awal, yaitu bangunan, peralatan dan perlengkpan, krndaraan, dan ragam barang lain sebagai penunjang usaha dalam jangka panjang.

2. Modal kerja
Disebut modal kerja karena modal yang kita gunakan ini penting untuk membeli atau memproduksi suatu produk atau jasa. Modal kerja dapat kita alokasikan setiap bulan atau setiap periode yang kita tetapkan. Prinsip modal kerja, yaitu suatu produk atau usaha hanya bisa dimiliki dengan modal kerja.

Sebagai contoh, apabila usaha yang kita tekuni adalah berjualan jus buah, maka modal kerja yang kita butuhkan adalah memproduksi tahu bakso, maka modal kerja yang kita gunakan adalah uang yang kita keluarkan untuk membeli bakan baku tahu bakso tersebut.

3. Modal operasional
Modal operasional merupakan modal yang kita keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanandari usaha yang kita tekuni. Pada prinsipnya uang keluar untuk membayar biaya diluar produk atau jasa usaha kita. Sebagai contoh, yaitu pembayaran listrik, PDAM, gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, dan lain sebagainya.

LANGKAH TEPAT MENGUASAI PEMASARAN USAHA

A . Tujuan Pemasaran Usaha
Keberhasilan pemasaran dapat dikatakan sebagai kunci sukses usaha yang kita bangun. Pemasaran terdiri atas kegiatan merencanakan, menentukan harga, mempromosikan produk atau jasa , dan mendistribusikannya. Kegiatan pemasaran harus dapat memberikan kepuasan pada konsumen. Pada intinya, tujuan pemasaran adalah memberikan informasi mengenai produk atau jasa yang kita jual, memengaruhi konsumen untuk membeli produk atau jasa kita, dan menciptakan nilai ekonomis suatu produk atau jasa. Beberapa tujuan pemasaran usaha dapat dilihat sebagai berikut.

Peluang Usaha Baru di Bandung Modal Minim Langkah Awal Sebelum Memulai Usaha

1. Mendapatkan Untung
Pemasaran merupakan aktivitas yang bertujuan membantu sebuah usaha untuk mendapatkan untung. Pemasaran membantu sebuah usaha untuk mendapatkan untung. Pemasaran membantu memperbesar jumlah penjualan. Ketika pemasaran berhasil, maka pendapatan tinggi yang akhirnya dapat menutup semua biaya produksi yang digunakan. Oleh karena itu, sisa atau kelebihan pendapatan disebut sebagai untung.

2. Mempertahankan Pelanggan
Pemasaran bertujuan mempertahankan konsumen yang setia kepada produk kita. Setiap ada update produk atau jasa terbaru yang kita kelola, maka pemasaran membantu mengenalkannya kepada para konsumen. Dengan demikian, konsumen tidak berpindah ke Lain toko. Inovasi-inovasi yang kita lakukan disukai konsumen.

3. Memberi Potongan harga
Pemasaran merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah usaha. Melalui pemasaran, kita dapat menginformasikan kepada konsumen mengenai potongan harga khusus. Tidak bisa dipungkiri, potongan harga khusus ini lah hal yang ditunggu-tunggu para konsumen setia atau pelanggan.

B. Konsep Pemasaran Usaha
Mengembangkan sebuah usaha membutuhkan pemasaran yang baik. Laangkah meningkatkan penjualan dan keuntungan harus kita pikirkan. Terlebih bagi pemula, konsep pemasaran harus serapi mungkin dipersiapkan. Pemasaran yang tepat bertujuan menarik minat konsumen dan mempertahankan loyalitas konsumen. Salah satu cara yang dapat kita lakukan, yaitu dengan mengolah modal yang minim untuk menghasilkan strategi pemasaran yang tepat. Berikut beberapa konsep pemasaran yang dapat kita terapkan.
1. Pemasaran Melalui iklan internet
Kita dapat memperkenalkan produk atau jasa yang kita jual melalui media internet. Internet adalah salah satu media yang dapat membantu pencarian para konsumen. Konsumen mencari apa yang mereka inginkan, sedangkan kita menawarkan produk atau jasa yang dapat menjadi pilihan bagi mereka. Beragam media sosial internet juga menawarkan kemudahan bagi kita untuk memasarkan produk atau jasa kita.

2. Pemasaran Melalui kerja Sama dengan Rekan bisnis
Cara lain yang dapat kita gunakan untuk memasarkan produk adalah jalinan kerja sama dengan rekan bisnis.kita dapat mengiklankan produk atau jasa kita melalui kerja sama untuk memberikan potongan harga kepada konsumen. Sebagai contoh, produk atau jasa kita dikolaborasikan dengan produk atau jasa rekan bisnis kita. Setiap konsumen yang potong rambut di salon rekan bisnis kita, maka akan mendapatkan diskon 5% untuk pembelian jus di warung jus kita. Begitupun sebaliknya. Jadi, ada hubungan timbale balik yang saling menguntungkan.
3. Pemasaran Melalui Brosur atau spanduk
Brosur merupakan salah satu media pemasaran. Buatlah brosur dengan bujet yang minim, namun dengan desain yang menarik. Kita dapat menyebarkan brosur produk atau jasa kita, baik di lingkungan rumah atau tempat-tempat yang ramai. Spanduk dapat kita pasang di lokasi tempat usaha kita, hal tersebut berfungsi menginformasikan kepada lingkungan sekitar mengenai usaha yang kita tekuni. Hal ini sangat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan sesuatu dan sesuai dengan yang kita tawarkan.
4. Pemasaran Interaktif dengan Masyarakat
Pemasaran yang efektif adalah pemasaran yang melibatkan masyarakat di sekitar lokasi tempat usaha kita dalam suatu kegiatan. Sebagai contoh, mengadakan bazaar atau suatu cara yang didalamnya kita mengedukasi masyarakat mengenai produk atau jasa kita. Hal ini dapat kita sebut sebagai publikasi gratis kepada masyarakat.
C. Strategi Pemasaran Usaha
Dalam menerapkan strategi pemasaran usaha, kita wajib menguasai analisis SWOT. Apa itu analisis SWOT? Analisis SWOT merupakan langkah menganalisis keseluruhan kondisi usaha kita dari berbagai penilaian. Bagaimana caranya? Berikut ini penjelasan mengenai analisis SWOT dan langkah menerapkan strategi pemasaran.
1. Menerapkan Analisis SWOT
Analisis SWOT di uraikan dengan penilaian s atau strength yang artinya kekuatan, W atau Weaksesses artinya kelemahan, O atau Opportunities artinya peluang dan T atau Threats artinya ancaman. Untuk lebih jelasnya ya diuraikan sebagai berikut.
1) S (Strength)
Strength atau kekuatan mencakup kemampuan internal, sumber daya, dan factor situsional positif yang dapat membantu usaha kita untuk melayani Konsumen dan mencapai tujuan

2. W (Weaknesses )
Weaknesses atau kelemahan terdiri dari keterbatasan internal dan factor situsional negative yang dapat menghalangi performa usaha kita.Weaknesses atau kelemahan terdiri dari keterbatasan internal dan factor situsional negative yang dapat menghalangi performa usaha kita.
3. O (Opportunities)
Opportunities atau peluang merupakan faktor yang menguntungkan pada lingkungan eksternal. Peluang dapat kita gunakan untuk memperoleh keuntungan.
4. T (Threats)
Threats atau ancaman adalah faktor pada lingkungan. Eksternal yang tidak menguntungkan, yang menghadirkan tantangan bagi performa usaha kita.

 

Demikianlah artikel tentang Langkah Awal Sebelum Memulai Usaha semoga menjadi inspirasi untuk anda dan semoga bermanfaat. Selamat berusaha dan tetap semangat.

baca juga artikel sebelumnya tentang Bisnis Jualan Handphone Baru Atau Second.

About the author

admin

Temukan Ide Peluang Usaha Baru Rumahan di Bandung Dengan Modal Kecil Menengah Sampingan |kaskus,ibu rumah tangga,terbaru,ukm.